Rabu, 27 Maret 2019

Teknologi Bioflok Ternyata Menguntungkan Budidaya Ikan Nila, Begini Penjelasannya

CARA MEMBUAT PROBIOTIK HERBAL LELE

(Sumber : http://kttalikkhwan.blogspot.com/2015/04/cara-membuat-probiotik-herbal-lele.html)

Ikan lele organik mempunyai beberapa kelebihan dari lele non organik. Terutama dari segi penghematan biaya pakan, rasa, dan manfaatnya untuk kesehatan.
Budidaya ikan lele sudah ada dimana-mana karena memang banyak sekali peminatnya, namun tidak sedikit yang gulung tikar sebab harga pakan lele terus melambung. Harga pakan lele yang mahal tak sebanding dengan hasil panen dan jerih payahnya.
Akan tetapi bagi peternak lele organik, mahalnya harga pakan tidak jadi soal. Sebab memang mereka tidak menggunakan pakan yang mahal itu, tapi membuat pakan sendiri dari kotoran  sapi. Oleh karena itu banyak sekali yang bertanya tentang cara budidaya lele organik.
Budidaya lele dengan pakan organik dari kotoran sapi banyak sekali manfaatnya. Diantaranya adalah :
1. Kandang sapi menjadi lebih bersih.
2. Hemat biaya perawatan.
3. Air kolam tidak berbau busuk.
4. Tidak perlu mengganti air kolam.
5. Lele organik mempunyai rasa yang lebih gurih.
6. Memberi pendapatan tersendiri bagi peternak sapi di sekitar.
7. Bobot ikan lele lebih berat dan harga jualnya lebih tinggi.
8. Lebih aman untuk kesehatan.
9. Nilai gizinya lebih tinggi dan kolesterolnya lebih rendah.
10. Air bekas budidaya lele organik sangat baik untuk memupuk tanaman.

Budidaya ikan lele organik sangat hemat biaya, sebab harga pakan lele pabrikan yang berbentuk pellet harganya terus mengalami kenaikan, saat ini sudah di atas Rp.8.000 per kilo. Sedangkan harga pakan lele organik cuma Rp.2.000 per liter.

Perbandingan
Untuk 1 ton ikan lele siap konsumsi, pakan yang dibutuhkan jika menggunakan pellet bisa mencapai 1 ton. Sedangkan jika menggunakan pakan organik cuma membutuhkan 2.300 liter. Bobot ikan lele organik juga lebih berat dari non organik. Satu kilo gram ikan lele non organik, umumnya isinya berjumlah  8 sampai  9 ekor. Sedangkan lele organik jumlah perkilo gramnya hanya 7 sampai 8 ekor.
Cara membuat pakan lele organik Kumpulkan limbah kotoran sapi ke dalam bak yang dicampur air beserta enzim bakteri silanace (sejenis probiotik untuk penguraian kotoran sapi bisa anda dapatkan di toko pertanian terdekat) untuk mempercepat proses penguraian kotoran sapi. Selang lima hari kemudian, dengan proses aerasi, kotoran sapi yang telah berbentuk cairan siap diberikan ke ikan lele dengan cara di siramkan.

Membuat Probiotik Sederhana Untuk Pakan Lele

Penemuan probiotik merupakan satu terobosan yg jitu guna meningkatkan dan menambah kualitas serta kuantitas hasil ternak maupun pertanian. Produk yg dijual di pasaran biasanya dibandrol dengan harga mahal,namun sebenarnya tidaklah terlalu sulit untuk membuat probiotik itu sendiri. Dimana bahan-bahan yg di gunakan tidaklah sulit untuk di dapatkan.
Probiotik untuk tanaman  bisa dengan menggunakan sayuran yg tidak digunakan, tape, rebung atau keong mas.
Sejauh ini belum muncul kendala pemakaian probiotik, selain harga yang cenderung meningkat seiring naiknya permintaan. Jadi, pantas bila peternak sapi atau ayam juga melirik probiotik. ‘Probiotik dapat meningkatkan penyerapan nutrisi pakan di tubuh,’ kata Prof Dr Ir Mohammad Winugroho MSc, periset dari Balai Penelitian Ternak (Balitnak) di Ciawi, Bogor. Dengan banyak manfaat yang diperoleh pantas bila kini probiotik menjadi pilar penting dalam budidaya ikan dan ternak. Agnes Cahyono dan Heru Eko Catur sudah membuktikannya.

Probiotik Ala Sidomakmur
Jamu (Probiotik) Pakan  Lele yang dibuat oleh kelompok perikanan Sidomakmur ini sudah menjadi materi magang binaan Food and Agriculture Organisation (FAO) Perwakilan Indonesia. JAMU (PROBIOTIK) PAKAN LELE adalah suplemen campuran untuk pakan lele yang sangat berfungsi untuk:
- Menambah daya tahan lele terhadap serangan penyakit.
- Memudahkan pencernaan lele untuk menyerap makanan.
- Menambah  nafsu makan lele, terutama untuk lele yang tidak nafsu makan akibat stress.
- Menaikkan kualitas pakan hingga 0,1 per-kilonya.
Atas dasar keuntungan tersebut, maka kelompok perikanan “Sidomakmur” telah berusaha menguji formula yang tepat untuk membuat PROBIOTIK PAKAN. Berbagai cara telah dicoba, termasuk dengan menggiling bahan-bahan dasar.
Tetapi kami sudah membuat bagi petani lele yang tidak ingin terlalu sulit, yaitu dengan mencampurkan bahan-bahan ekstrak dan hal ini sangat mudah ditemui dipasaran atau dilingkungan kita.
Bahan Dasar :
1. Temulawak
2. Kencur
3. Kunyit
4. Asem
5. Tetes/Molases (gula pasir/gula jawa di cairkan)
6. Microba (Yakult)
Bahan dasar tersebut biasanya digiling dan dicampur, tetapi yang kami lakukan adalah tidak demikian. Adapun yang kami lakukan adalah membeli dari tukang jamu keliling, yaitu:
1. Sinom (jamu kunir asem) 1 liter Rp 5.000,-
2. Jamu Beras kencur 1 liter Rp 5.000,-
3. Jamu Temulawak 0,5 liter Rp 3.000,-
4. Tetes/Molases 0,5 liter Rp 1.500,-
5. Yakult 1 botol Rp 1.500,
Cara membuat:
- Campurkan jamu sinom, beras kencur dan sinom dalam 1(satu) wadah, aduk hingga merata.
- Tambahkan Tetes/Molases kedalam campuran sambil diaduk, tambahkan air 1(satu) liter dan aduk kembali.
- Campurkan yakult kedalam larutan tadi dan aduk kembali.
- Masukkan campuran tersebut kedalam jerigen dan tutup rapat.
- Diamkan selama 10 (sepuluh) hari agar microba di dalam campuran berkembang biak, tetapi buka tutup 1 – 2 kali sehari agar tidak meledak atau mengeluarkan uap di dalam jerigen.
Setelah hari ke-11 Jamu (Probiotik) tersebut langsung dapat digunakan sebagai campuran pakan lele.
Cara pemakaian:
- Campurkan jamu 100 ml dengan air 500 ml, aduk hingga merata.
- Ambil 1 (satu) kg pakan lele dan campurkan dengan larutan tadi sambil diaduk hingga rata.
- Diamkan pakan tersebut hingga 15 – 20 menit, sehingga campuran jamu meresap ke dalam pakan.
- Pakan siap diberikan ke lele.

Pakan Ikan Gurame Supaya Cepat Besar

(Sumber : https://ayobudidaya.com/budidaya-perairan/pakan-ikan-gurame/)
Pakan Ikan Gurame – Berbicara ikan gurame memang tak ada habisnya, sebab, salah satu jenis ikan air tawar dengan nama latin Osphronemus Gouramy ini sangat mudah ditemui dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
Maka tak heran, jika banyak masyarakat yang menjual dan mengkonsumsi ikan jenis ini. Apalagi sebagai bahan pangan, daging ikan gurame mengandung gizi yang baik, rasa dagingnya pun lezar dan gurih.
Selain itu keberadaan ikan gurame juga sangat mudah didapatkan, baik dipelihara dengan teknik budidaya melalui kolam air tawar, ikan gurame juga bisa didapatkan di sungai, dan rawa telaga.
Berbicara tentang budidaya gurame ada beberapa faktor yang penting untuk diperhatikan, selain jenis ikan gurame yang digunakan, dalam hal ini adalah benih ikan gurame yang berkualitas.
Di antaranya faktor faktor penting agar budidaya gurame supaya cepat besar adalah manajemen pakan, baik jumlah yang diberikan maupun jenis pakan yang diberikan.

Manajemen Pakan Budidaya Gurame

pakan ikan gurame
Ilustrasi kumpulan pakan ikan gurame dari organik (alami) sampai fermentasi supaya cepat besar
Dalam manajemen pakan ini, nantinya kita akan membedakan pakan ikan yang akan digunakan untuk berbagai ukuran ikan gurame itu sendiri. Misalnya ukuran ikan gurame kecil dengan ukuran ikan gurame besar tentu takaran pakannya akan berbeda.
Contohnya lagi, kita bisa menggunakan pakan larva ikan gurame untuk ikan gurame kecil. Dan kita bisa hanya berikan dedaunan untuk ikan gurame besar. Atau bahkan kita bisa menggunakan pelet.
Apalagi seperti kita ketahui ada banyak jenis merk pelet ikan gurame yang bisa kita dapatkan di toko toko perikanan di setiap daerah.

Baca Juga: Pembenihan Ikan Gurame, Ini Cara dan Kolamnya

Selanjutnya kita juga akan membahas jenis pakan yang digunakan, apakah pakan ikan organik atau pakan ikan fermentasi. Ini juga kita harus melihat pola makan ikan gurame itu sendiri.
Dalam manajemen pakan gurame ini ada beberapa hal yang bisa kita pelajari, di antaranya adalah:
  1. Selama pemeliharaan, untuk setiap induk dengan berat antara 2-3 kg diberi makanan secara intensif dengan kadar protein tinggi (30-35%), dengan dosis 1,5% bobot badan per hari.
  2. Dapat ditambah pakan alami berupa daun talas sebanyak 0,5% bobot badan per hari.
  3. Pemberian pakan minimum dilakukan 2 kali sehari.
Pemberian pakan tersebut tak mempengaruhi di mana kita akan melakukan budidaya gurame tersebut, baik di kolam terpal, maupun di kolam tembok, ataupun di kolam tanah.
Kalau di kolam tanah, kolam sawah, sungai, gurame akan mendapatkan pakan alternatif alami, seperti dedaunan sungai liar, lumut, dan plangkton sejenisnya.

Cara Pemberian Pakan Ikan Gurame Setelah Penetasan

Ilustrasi kumpulan pakan ikan gurame dari organik (alami) sampai fermentasi supaya cepat besar
Pemberian pakan pada periode budidaya guram pasca penetasan dapat dimulai setelah larva dipindahkan. Pakan berupa cacing rambut (Tubifex sp.), Daphnia sp., Moina sp., atau pakan alami lainnya yang ukurannya sesuai.
Pakan awal atau pakan ikan gurame kecil yang diberikan pertama kali adalah berupa cacing rambut, Daphnia sp., Moina sp., atau sumber protein hewani lainnya.
Bahkan pakan ikan gurame organik terbaik saat masih berupa benih ikan atau ikan gurame kecil selain yang sudah disebutkan di atas adalah Zooplankton. Sumber pakan hewani pada ikan gurame.
Selain itu juga bisa memberikan jenis pakan nabati atau disebut dengan fitoplankton. Dan pakan pakan alami tersebut memiliki keuntungan yang sangat besar sebagai pakan ikan, yakni tidak mudah rusak.
Kandungan pakan alami ini juga mengandung gizi yang cukup baik untuk pertumbuhan larva. Selanjutnya jenis pakan yang bisa diberikan adalah cacing sutera. Budidaya cacing sutra juga mudah.
Cacing sutra yang mudah dibudidayakan dan didapatkan ini menjadi pakan yang paling ideal diberikan. Terlebih cacing sutra dapat memacu pertumbuhan agar ikan gurame cepat besar.
Hal ini dikarenakan cacing sutra sebagai pakan mengandung protein tinggi sekitar 57%. Cara pemberian pakan pada ikan gurame dilakukan secukupnya, yakni 10.000 ekor per di hari pertama 1 kaleng dan diberi pakan lagi diperkirakan cacing habis.
Selanjutnya pemberian pakan cacing sutra atau tubifek ini jumlahnya meningkat terus seiring dengan bertambahnya berat badan ikan larva.

Makanan Ikan Gurame Yang Mudah Ditemui

Ilustrasi kumpulan pakan ikan gurame dari organik (alami) sampai fermentasi supaya cepat besar
Ada beberapa jenis pakan yang sebenarnya mudah ditemui, seperti saya misalnya, dalam budidaya gurame saya lebih menggunakan dan mengandalkan daun daunan.
Misalnya saja kita sudah sebut dengan daun talas. Jika daun talas sudah mulai langka, karena stok yang terbatas, kita bisa menggantunya dengan dedaunan lainnya.
Misalnya saja dengan daun singkong, caising, potongan daun kangkung, daun lamtoro, daun pepaya, daun pisang, selada air, genjer dan dedaunan lainnya yang tidak mengandung racun dan membahayakan gurame.
Namun untuk daun singkong dan talas sebaiknya harus dilayukan, atau pastikan tidak mengandung getah. Karena getah daun tersebut dapat mengganggu kesehatan ikan gurame.
Selain dedaunan, ada juga penggunaan pakan fermentasi seperti pellet. Merk pelet ikan gurame di antaranya yang bisa kita temui adalah:
  1. Hi Provit 781-1 Harga per kg Rp13 ribu.
  2. Magot kering Rp100 ribu.
  3. Multivitamin Rp250 ribu 200 mili.
Dan masih ada banyak jenis pakan lainnya yang dapat diberikan ke ikan gurame.

Cara Membuat Probiotik Lele Dari Yakult

(Sumber : https://ayobudidaya.com/budidaya-perairan/cara-membuat-probiotik-lele-dari-yakult/)
Cara membuat probiotik lele dari yakult sangatlah mudah. Sehingga, membuat probiotik untuk lele bisa dilakukan untuk siapa saja. Termasuk pemula dibidang peternakan.
Maka tak sedikit yang membuat probiotik lele sendiri, sama seperti cara membuat probiotik untuk unggas, bisa dilakukan sendiri. Maka, ada yang membuat probiotik lele dari yakult dan ada dari bahan atau media lainnya.
Seperti yang akan dijelaskan ayobudidaya.com kali ini, tentang bagaimana cara membuat probiotik lele dari yakult dengan komposisi bahan yang sederhana dan cara yang bisa dilakukan oleh siapa saja.
Namun sebenarnya tanpa membuat probiotik lele dari yakult, peternak ikan lele sebenarnya bisa mendapatkannya di toko toko yang berkaitan tentang perikanan maupun peternakan. Di toko itu ada namanya probiotik lele em4 dan jenis lainnya.
Namun memang sebagian besar peternak ikan lele dalam menjalankan usaha budidaya ikan lelemereka biasanya membaut sendiri dan sudah mempelajari cara membuat probiotik organik. Sehingga lebih meringankan cost atau biaya modal beternak ikan lele.

Manfaat Probiotik Untuk Lele

Namun, yang harus diketahui adalah kemanfaatan Probiotik Lele dari Yakult. Karena cara mempercepat pertumbuhan lele adalah dengan memberikan vitamin, dan salah satunya adalah probiotik.
Jenis probiotik apapun, baik yang dijual di toko-toko maupun probiotik yang dibuat sendiri, seperti yang dikuasai peternak ikan saat ini tentang cara membuat probiotik nitrobacter, cara membuat probiotik dari yakult, maupun cara membuat probiotik organik.
Karena pada umumnya, seperti kita ketahui bersama bahwa, probiotik merupakan feed additive atau bahan tambahan yang mengandung sejumlah bakteri (mikroba) yang memberikan efek yang menguntungkan kesehatan ikan.
Hal ini dikarenakan, probiotik dapat memperbaiki keseimbangan mikroflora intestinal. Sehingga penggunaan probiotik lele dari yakult diharapkan dapat memberikan keuntungan perlindungan, proteksi penyakit dan perbaikan daya cerna pakan.
Selain itu juga, menurut pendapat Prangdimurti (2001), probiotik dapat mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan kekebalan tubuh dari penyakit pathogen tertentu.
Bahkan probiotik berkembang dalam usus dan dapat menguntungkan inangnya baik secara langsung maupun tidak langsung dari hasil metabolitnya (Kompiang, 2009).
Selain itu, bakteri yang trkandung pada probiotik dapat mengubah mikroekologi usus sedemikian rupa sehingga mikroba yang menguntungkan dapat berkembang dengan baik (Raja dan Arunachalam, 2011).

Membuat Probiotik Dari Yakult

Setelah mengetahui manfaat probiotik dari yakult, berikut adalah cara membuatnya. Sebenarnya cara membuat probiotik dari yakult ini tidak jauh berbeda dari cara membuat probiotik untuk unggas, maupun, cara membuat probiotik nitrobacter, dan cara membuat probiotik organik.
Apalagi saat ini petunjuk dan tutorial cara membuat probiotik mudah sekali kita dapatkan. Karena sudah ada banyak kumpulan cara membuat probiotik yang bisa kita gunakan untuk membuat probiotik, baik untuk lele maupun untuk unggas.
Berikut cara sederhana membuat probiotik dari yakult. Adapun bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:
  • Yakult 5 botol
  • Gula.putih 1kg
  • Dedak 1kg
  • Air cucian beras 5 liter
  • Air isi ulang galon atau air seteril 40 liter
  • Air kelapa tua 1 liter
  • Ragi tape 10 butir

Cara Membuat Probiotik Lele Dari Yakult

Adapun cara membuatnya adalah dengan beberapa langkah. Pertama, masukkan terlebih dahulu semua bahan yang telah tersedia di atas. Kemudian masukan ke dalam tempat atau wadah dengan kapasitas 20 sampai 50 litter.
Selanjutnya tutup rapat wadah tersebut sampai minimal 4 hari kemudian. Ketika sudah 4 hari berjalan, baru dibuka dan digunakan untuk kolam ikan lele.
Dosis pemberian probiotik untuk lele dair bahan dasar yakult ini adalah per empat gelas aqua per minggunya. Pemberian dosis probiotik lele yakult tersebut untuk ukuran kolam lele 4 x 6 meter.
Lalu, selanjutnya di setiap 10 hari sekali tebarkan kapur minimal 4 aqua gelas. Selanjutnya jangan lupa diaduk dengan menggunakan air kolam dan tunggu selama 5 menit agar kapur mengendap.
Baru, langkah selanjutnya, jika sudah mengendap, siramkan air kapur yang telah dibuat tadi dan jangan lupa untuk membuang sisa endapannya.

Cara Menggunakan Probiotik Pada Ikan Lele

Selain cara membuat dan cara menggunakan probiotik lele dari yakult di atas, sebagian peternak ikan lele juga dalam beternak ikan lele kerap menerapkan sistem pemberian probiotik yang dicampurkan pada pakan ikan lele.
Sehingga, hal ini dimaksudkan agar pertumbuhan ikan lele dapat lebih cepat, masa panen lebih singkat sehingga efisiensi pakan ikan lele juga meningkat.
Dan terakhir imbas lebih lanjut adalah terkait untung rugi ternak lele itu sendiri. Sebab, semakin cepat panen, dan efisiensi pakan lebih tinggi, maka keuntungan ternak lele juga lebih terasa meningkat.
Jadi dalam menjalankan usaha budidaya ternak lele sama seperti budidaya unggas, yang juga sangat penting pemberian probiotik, baik di minum (air) maupun di pakan.
Dan artikel tentang cara membuat probiotik lele dari yakult ini juga menjadi bagian penting untuk peternak ikan membuat probiotik sendiri, sehingga lebih meringankan cost atau biaya beternak ikan lele.

Ikan Lele Sehat dan Hemat Pakan Dengan Probiotik Alami

      Sumber : http://www.bibitikan.net/ikan-lele-sehat-dan-hemat-pakan-dengan-probiotik-alami/
Budi daya ikan air tawar semakin digemari oleh para wirausahawan untuk menjadikannya sebagai ladang bisnis, termasuk ikan lele yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Namun, salah satu tantangan budi daya lele adalah harga pakan yang terus meningkat, kenyataan dilapangan saat ini, pembudidaya memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap pakan pabrikan, kondisi ini dipicu oleh tidak adanya pakan alternatif yang dapat menggantikan pakan pabrikan.
Namun sekarang sudah ada beberapa pembudidaya lele yang menggunakan pakan buatan alami atau probiotik alami. Probiotik merupakan kumpulan mikroorganisme pendukung pertumbuhan dan kesehatan semua makhluk hidup. Sementara itu, organik berarti pencapaian kumpulan mikroorganisme tersebut dihasilkan dari bahan dasar alami, tanpa melibatkan unsur kimia. Indonesia memiliki kekayaan alam yang berlimpah sehingga seharusnya menjadi salah satu pengembangan produk probiotik. Probiotik organik merupakan teknologi penyeimbang lingkungan hidup yang paling aman.
Keunggulan yang di dapat pada sistem budi daya probiotik organik adalah biaya pakan pada budi daya lele dapat mencapai 60-70% dari keseluruhan total biaya produksi. Karena itu, setiap terjadi kenaikan harga pakan sangat mempengaruhi pembudidaya lele.

Cara Kerja Probiotik Organik

Probiotik bekerja dengan cara mengontrol perkembangan dan populasi mikroorganisme “jahat” sehingga menghasilkan lingkungan tumbuh yang optimal bagi mikroorganisme “baik”. Hingga akhirnya, mikroorganisme “baik” akan mendominasi dan membuat habitat yang nyaman bagi pertumbuhan makhluk hidup di lingkungan tersebut. Kandungan mikroorganisme yang terdapat dalam starterorganik probiotik miracle green diantaranya brachybacterium, basidiomycetes, dan lactobacillus. Lactobacillus sama seperti yang terdapat dalam salah satu produk minuman kesehatan, yang sangat berguna untuk membantu pencernaan, dalam tubuh pun ini sangat berguna membantu memperlancar serapan nutrisi yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Lain halnya dengan brachybacterium, bakteri yang berfungsi untuk menetralisir segala jenis polutan dan kemampuannya yang luar biasa sehingga mampu mengangkat unsur logam berat. Basidiomycetes adalah jenis fungi atau jamur yang tidak merugikan bagi host yang ditumpanginya, jamur jenis ini justru membantu ekosistem lingkungan. Kehadiran dan perannya dalam mengolah nutrisi yang diperlukan dan menumbuhkan tunas serta stabilisasi tanah sangat mengagumkan.

Keuntungan Menggunakan Probiotik Organik Dalam Budidaya Ikan Lele

  • Kepadatan kolam lebih tinggi. Umumnya semakin tinggi kepadatan kolam, semakin lambat laju pertumbuhannya namun, dengan adanya tekhnologi probiotik organik, asupan pakan alami probiotik organik dan azolla microphilla membuat laju pertumbuhannya tetap tinggi dan kondisinya sehat, pakan tersebut memiliki kandungan asam amino esensial yang tinggi.
  • Serangan penyakit menurun dan kematian bibit rendah. Pemberian pakan berupa kombinasi pakan probiotik organik, azolla microphylla, dan nutrisi yang terdapat dalam air dapat menjaga ikan tetap sehat serta menurunkan tingkat kematian menjadi sangat rendah (2-3%, bahkan ada yang bisa dibawah 2%).
  • Lele yang dihasilkan lebih berkualitas. Beberapa keunggulannya adalah bobot lele lebih padat, kesat, kenyal, dan tidak ada penyusutan bobot dan selain itu daging lele lebih gurih dan tidak hancur saat di goreng.
  • Melestarikan dan menstabilkan lingkungan. Polusi air dapat terkurangi karena semua bahan pakan dan azolla microphylla berasal dari sumber alami yang juga dapat menyeimbangkan pH air.

Cara membuat Pakan Probiotik Organik

Bahan
  1. 10kg ubi jalar -1kgmentimun
  2. 10kg dedak -1sdt merica bubuk
  3. 3kg jagung giling -20gram jahe, temulawak dan lengkuas
  4. 10kg kepala ikan laut atau udang -5 siung bawang merah
  5. 1kg tomat
  6. 250ml starter probiotik organik miracle green
  7. 1/4 kg gula merah yang dicairkan dengan 500 cc air, dinginkan
Cara membuat
  1. Kukus ubi jalar, lalu dinginkan minimum 8jam, giling hingga halus
  2. Giling halus kepala ikan laut atau udang
  3. Ubi jalar yang telah di giling dengan dedak,jagung giling, dan kepala ikan atau udang campur hingga merata
  4. Hancurkan tomat dan mentimun dengan blender masukan kedalam wadah lalu tambah dengan starter probiotik organik miracle green dan gula merah yang telah dicairkan
  5. Masukan jahe,temulawak,lengkuas,bawang putih dan merica kedalam campura diatas, aduk hingga rata.
  6. Siram campuran tomat kecampuran dedak, lalu aduk hingga rata
  7. Simpan pada kontainer tertutup pada suhu ruang. Diamkan hingga maggot berkembang biak dalam jumlah banyak dan dewasa. Saat ini,pakan dan maggot siap diberikan sebagai pakan ikan lele.

Cara Mengatasi Penyakit Ikan Lele Pada Kolam Terpal

Budidaya ikan lele adalah bisnis yang sangat menguntungkan jika anda mau menekuninya dengan serius, karena dilapangan pasti terdapat rintangan atau masalah-masalah yang muncul entah itu penyakit atau karena kondisi cuaca dan sebagainya.
Perlu ketelitian dan pengalaman akan ilmu pengetahuan untuk merawat makhluk hidup yang memiliki moncong dan patil ini. Seperti halnya penyakit yang seringkali didapati pada para peternak ikan lele, pastilah dari sini ada kesalahan sehingga lele terkena penyakit.
Butuh tindakan-tindakan khusus agar keberlangsungan kehidupan ikan lele bertahan hingga masa panen datang. Dan bisnis berjalan lancar pakan ikan pun terbayarkan. Baca juga : (Cara Memberi Pakan Lele yang Benar)
Cara mengetahui penyakit apa yang terserang pada ikan lele membutuhkan ketelitian terutama pada tanda-tandanya. Jika anda sudah merasa yakin akan jenis penyakitnya barulah anda bisa melakukan proses pengobatan pada ikan lele yang terserang penyakit.
Nah, bagi anda pembudidaya ikan lele yang mungkin pernah mengalami ini atau yang sekarang ini ikannya sedang terkena penyakit, mari simak ulasan berikut, insyaAllah bermanfaat.

Jenis Penyakit Ikan Lele yang Sering Terjadi

  • Penyakit Jamur Pada Ikan Lele
Umumnya terjadi pada budidaya ikan lele atau ikan air tawar pada kolam terpal yang menggunakan sistem organik. Penyakit jamur ini tandanya tidak menyerang pada lele yang sehat melainkan yang diserang adalah ikan lele yang dalam keadaan lemah dan lemas atau sakit.
Ciri-cirinya ditandai dengan adanya serabut-serabut putih yang ada di bagian tubuh ikan lele yang terserang (luka). Dan penyakit ini umum ditemukan pada jenis ikan tawar.
Cara mengatasi penyakit jamur ikan lele ini bisa dilakukan dengan cara yang cukup sederhana, yaitu cukup dengan menyediakan bahan-bahan berikut ini :
  1. Bahan garam dapur (takarannya 1Kg untuk kolam dg luas 25 m2)
  2. Sediakan 5 liter air bersih
  3. 1 botol cuka sedang
  4. 1 buah tempat untuk mencampur
Cara membuat obatnya yaitu dengan mencampurkan semua bahan tersebut hingga larut secara merata, jika terlihat sudah siap obat bisa ditebar pada kolam ikan lele terpal / organic anda. Ramuan ini juga bisa digunakan pada ikan tawar yang lainnya.
  • Penyakit Bintik-Bintik Putih Lele
Penyakit ini bisa disebut juga (Ichthyphthirius multifiliis) yang merupakan jenis penyakit yang sering dijumpai juga pada ikan tawar. Seperti namanya, cirri-ciri ikan lele yang terserang penyakit ini yaitu terdapat bintik-bintik putih pada tubuh ikan lele maupun insang.
Jenis penyakit ini seringkali disebabkan oleh kualitas air yang ada pada kolam sangatlah jelek dan penyebabnya adalah bakteri protozoa Ichthyphthirius.
Jika sudah terjadi seperti ini maka cepatlah lakukan untuk menganti air kolam dengan air yang terbaru dengan kualitas yang memenuhi standart awal, dan jika sudah selesai menguraskan baru dilakukan pengobatan dengan menebarkan garam dapur 1 Kg untuk luas 25 m2.
  • Penyakit Cacar Pada Ikan Lele
Penyakit cacar ini ditandai dengan adanya bercak-bercak merah karena selaput lendirnya yang terkelupas dan jika lama kelamaan kulit ikan akan melepuh. Dan penyebab penyakit ini adalah bakteri Aeromonas dan Pseudomonas.
Hal faktor utama dari kesuksesan budidaya ikan lele adalah pada kualitas air, jika air terasa berbau busuk dan terlihat jelek maka segera ganti airnya.
Cara mengatasi penyakit cacar ikan lele ini yaitu dengan menumbuk 10 lembar daun papaya dan garam 1 Kg dilarutkan dalam air 5 liter (dosisi untuk luas kolam 25 m2), lalu tebarkan secara merata pada kolam.
  • Penyakit Cacing Pipih
Penyakit cacing pipih ini memiliki ciri-ciri menurunnya selera makan serta ikan sering muncul ke permukaan kolam. Penyakit ini merusak insang dan kulit ikan yang mengakibatkan pernapasan ikan menjadi terganggu, keluarnya lendir, warna ikan jelek ata pucat dan sirip yang menguncup.
Cara mengobati penyakit pada ikan yang terkena cacing pipih ini dengan cara mengganti air dalam jumlah besar lalu menebarkan garam halus ke kolam. Atau bisa juga merendam ikan yang sakit dengan larutan kalium permanganate (PK) konsentrasi 0,01% selama 30 menit.
  • Penyakit Parasit
Penyakit ini menyerang insang ikan air tawar, cirri-cirinya ikan sering berputar-putar dan juga menggantung pada permukaan air. Cara mengatasi penyakit ikan ini dengan merendam ikan di larutan formalin konsentrasi 15 – 20 ppm.
Masalah yang terjadi ini adalah hal yang lumrah dan biasa, tidaklah perlu panik jika tenak lele anda terserang penyakit, lakukanlah langkah-langkah yang pasti untuk mengobati ikan lele anda dengan apa yang sudah kami tuliska

Cara Membuat Probiotik Sendiri yang Mudah dan Murah

Cara Membuat Probiotik Sendiri yang Mudah dan Murah – Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, kemajuan-kemajuan ilmu ini banyak sekali memberikan manfaat bagi masyarakt umum. Contoh kecil dari ilmu yang telah berkembang adalah Probiotik.
Probiotik adalah istilah yang digunakan pada mikroorganisme hidup yang  dapat memberikan efek baik atau kesehatan pada organisme lain/inangnya beberapa contoh pada makanan suplemen diet yang mengandung bakteri berguna dengan asam laktat bakteri (lactic acid bacteria – LAB) sebagai mikroba yang paling umum dipakai. (sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Probiotik)
Namun kali ini Probiotik yang akan kami bahas bukanlah probiotik yang untuk dikonsumsi manusia, melainkan bagaimana cara membuat probiotik yang bagus untuk pertambahan nutrisi ikan lele. Probiotik kini sedang marak dipraktekkan pada media kolam terpal untuk budidaya ikan, terutama ikan lele.
Untuk membuat probiotik harus melalui fermentasi terlebih dahulu, hal ini diperlukan agar ikan yang memakan pakan yang mengandung probiotik ini bisa lebih mudah untuk mencernanya dan juga lebih mudah menyerap nutrisi yang terkandung di pakan dan diharapkan nantinya adalah ikan akan tumbuh lebih sehat, segar, dan memiliki tubuh yang padat berisi.
Jika dengan probiotik ini akan sangat membantu perkembangan ikan lele, maka sangat dianjurkan sekali anda menggunakan probiotik ini. Sebagai gambaran yang paling mudahnya adalah seperti ini, kebanyakan peternak lele memberikan pakan ikan (tanpa probiotik) dan hasilnya adalah pakan akan banyak ditebar tetapi ikan tidak bisa mencernanya dengan sempurna sehingga hasilnya ikan akan sulit untuk tumbuh besar dan kurang efektif.
Berbeda dengan pakan yang diberi probiotik, dengan probiotik ini ikan akan lebih bernafsu untuk memakan pakan dan ikan akan mendapatkan juga suplay nutrisi dari hasil fermentasi probiotik ini dan harapannya adalah ikan bisa mencernanya dengan sempurna dan yang dihasilkan adalah ikan yang sehat tahan terhadap penyakit, memeiliki bobot yang berat dan panjang serta masa panen yang relatif lebih pendek.
Selain itu dengan pemberian probiotik ini akan bisa membuat pakan lebih hemat, alhasil para peternak bisa menghemat pakannya. Manfaat lainnya juga dari penggunaan probiotik adalah air menjadi tidak bau dan meminimalkan penggantian air secara besar-besaran.
Jika yang dihasilkan adalah air yang bagus dan tidak berbau akan lebih menguntungkan bagi peternak, mereka bisa membudidayakn ikan lele ini dipekarangan rumah mereka tanpa perlu mengganggu tetangga-tetangga sekitar rumah para peternak lele.
Menurut statistiknya pakan yang diberi probiotik dapat diserap ikan maksimal 40% dan pakan yang diberi probiotik bisa menyerap lebih besar dari 40% bahkan dengan kondisi tertentu bisa mencapai 70%, jika probiotik tadi difermentasi minimal 12 jam.
Jika tidak percaya, anda bisa mencobanya dan membuktikan sendiri, bagaimanakah keadaan ikan yang diberi pakan tanpa probiotik dan yang memakai probiotik. Anda bisa mencobanya dengan dua kolam, yang satu lele yang diberikan probiotik yang satunya lagi tanpa probiotik.
Jika dirasa anda sudah mengetahui hasil dari pakan yang diberi probiotik, dan ingin membuat probiotik sendiri bukan dari vendor perusahaan lain karena jika membuat sendiri akan lebih murah dengan kualitas yang sama. Untuk probiotik buatan pabrikan biasanya dibandrol 17 ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Berikut Cara Membuat Probiotik Sendiri

Bahan-Bahan :

  1. Sel multi mikroorganisme 100-200 cc untuk staterkit [Bisa Beli di Sini => Stater Probiotik Mikroorganisme]
  2. Dedak halus 1 – 2 kg (dikukus/direbus) setelah itu dinginkan
  3. Tetes tebu / gula merah sebanyak 1/2 – 2 liter/ kg (rebus & dinginkan)
  4. Air bersih sebanyak 20 liter
  5. Tambahkan Azzola micropilla secukupnya (blender jika ada)
  6. Buah nanas 1 buah (blender & saring kemudian ambil airnya)
  7. Temulawak (curcuma) sebanyak 1/4 kg ( blender & rebus bersama gula merah & dinginkan), Ini berguna untuk menambah nafsu makan ikan sekaligus memperkebal sistem imun tubuh ikan lele terhadap penyakit & cuaca extrim.
  8. Wadah ember kosong yang sudah dibersihkan
  9. Jurigen ukuran 30 liter

Cara Membuat Probitoiknya :

  • Semua bahan nomer 1-7 semuanya dicampurkan menjadi satu di wadah ember kosong yang sudah disiapkan kemudian aduk hingga merata.
  • Jika sudah, selanjutnya pindahkan adonan yang ada di ember ke dalam jurigen yang sudah steril dan bersih dan tutup rapat-rapat.
  • Jurigen berisi ramuan sudah siap, saatnya menyimpannya di tempat yang gelap agar fermentasi berkerja, minimal penyimpanan 7 hari.
  • Pantau terus tiap hari, jika dilihat jurigen mengembung maka buka tutupnya pelan-pelan hingga gas dan uapnya keluar lalu tutup rapat kembali.
  • Khusus bahan Azzola, jika tidak ada anda bisa menggunakan pelepah pisang atau kacang-kacangan.

Manfaat Pemberian Probiotik Sendiri :

  • Kepadatan kolam lebih tinggi (benih yang ditebar bisa lebih banyak dari biasanya)
  • Serangan penyakit yang menurun dan kematian dari bibit juga menurun (Baca Juga : (Cara Mengatasi Penyakit Ikan Lele)
  • Kualitas ikan lele lebih baik, daging tebal dan tubuhnya lebih panjang
  • Air yang tidak berbau (ramah lingkungan sekitar)
  • Bisa menghemat biaya pakan ikan

  PENERAPAN CARA BUDIDAYA IKAN YANG BAIK (CBIB) PENERAPAN CARA BUDIDAYA IKAN YANG BAIK (CBIB) PADA UNIT USAHA BUDIDAYA CBIB - Cara Budidaya ...