Rabu, 28 Februari 2018

30 Manfaat Ikan Gabus Untuk Kesehatan


(sumber : https://manfaat.co.id/10-manfaat-ikan-gabus-untuk-kesehatan)
 
Manfaat ikan gabus untuk kesehatan sangat fenomenal, hal ini dikarenakan kandungan protein pada ikan ini salah satu yang paling tinggi dibandingkan berbagai daging ikan lainnya. Ikan gabus banyak terdapat di perairan di Indonesia, sebab ikan jenis ini lebih banyak hidup di sungai, danau maupun rawa. Sekilas bentuk ikan gabus hampir  mirip dengan ikan lele. Perbedaan yang paling gampang diamati adalah ikan gabus tidak memiliki surai atau kumis. Warnanyapun tak segelap ikan lele. Ikan gabus juga sama sama dapat bertahan hidup di darat, dalam tempo yang cukup lama, sebab ikan gabus diketahui dapat bernafas secara langsung dengan udara luar.  

Jika ikan gabus ini hidup di sebuah tempat yang kebetulan airnya berkurang hingga cenderung kering, maka dapat Anda lihat ikan gabus ini akan membenamkan dirinya ke dalam lumpur tempat itu. Ini sebagai upaya agar dapat tetap hidup. Atau Tak jarang ikan gabus ini dapat juga berpindah tempat , terutama di malam hari yang dilakukan dengan cara melompat lompat di darat.
  1. Pembentukan & Pertumbuhan Otot
Ikan gabus Mengandung kandungan protein yang lebih tinggi dibanding kadar protein yang terdapat pada ikan lele maupun pada ikan mas / nila. Namun masih setara dengan kandungan protein yang terdapat pada ikan bandeng. Dari 100 gram ikan gabus Anda dapat memperolah 25,2 gram protein. Coba Anda bandingkan dengan kadar protein untuk  per 100 gramnya  yang terdapat pada ayam yang hanya 18,2 gram, pada daging sapi hanya 18,8 gram, maupun telur yang hanya 12,8 gram. Kandungan protein yang tinggi akan menguntungkan Anda sebab akan banyak membantu dalam proses pembentukan otot pada tubuh Anda.

2. Mempercepat Penyembuhan Luka
Daging ikan gabus juga banyak mengandung albumin dalam kadar yang sangat tinggi. Perlu Anda ketahui bahwa albumin adalah salah satu jenis protein yang sangat penting dalam proses penyembuhan luka pada tubuh Anda. 

3. Menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh
Zat albumin juga berfungsi untuk menjaga kestabilan regulasi cairan dalam tubuh. Jika kondisi tubuh Anda kadar cairan berkurang, maka protein yang masuk dalam tubuh Anda akan pecah sehingga tak dapat berfungsi secara normal. Kandungan normal albumin dalam tubuh mencapai 60%.

4. Sehat untuk pencernaan
Ikan gabus mempunyai struktur daging yang lebih empuk, anda tidak perlu mengkhawatirkan pencernaan karena ia sangat mudah di cerna. Hal ini karena ikan gabus memiliki protein kolagen yang lebih rendah dibanding kadar protein yang terkandung pada daging ternak darat lain. Hanya 3% hingga 5 % dari total kandungan protein kolagen .

5. Penyembuhan berbagai penyakit
Dapat membantu proses penyembuhan berbagai penyakit seperti penyakit  hepatitis, Infeksi paru, typhus, diabetes, stroke, dll

6. Memperbaiki gizi buruk
Dapat memperbaiki gizi buruk yang banyak terdapat pada bayi , balita , anak maupun ibu hamil karena dalam 100 gr gabus saja sudah sangat cukup memenuhi berbagai kebutuhan gizi yang sangat penting untuk kesehatan terutama untuk bayi.

7. Membantu penyembuhan anak autis
Ikan gabus memiliki kandungan yang dapat berfungsi untuk membantu penyembuhan pada pengidap autis.

8. Mempercepat penyembuhan luka pasca operasi
Ikan gabus dapat mempercepat proses penyembuhan pada luka pasca operasi.  Ini karena kandungan albumin yang tinggi pada ikan gabus, sehingga secara cepat dapat membantu proses pembentukan sel  dan jaringan baru pada bagian tubuh Anda  yang telah rusak akibat proses operasi.

9. Membantu mengatasi pembengkakan di tubuh
Selain untuk penyembuhan luka, kandungan albumin dalam ikan gabus yang cukup tinggi juga dapat membantu mengatasi pembengkakan yang terjadi di tubuh Anda.

10. Meningkatkan daya tahan tubuh
Anda yang ingin daya tahan tubuh lebih baik ? jangan lupa konsumsi ikan gabus secara rutin, konsumsi ikan ini akan membuat tubuh Anda tidak mudah terserang berbagai penyakit akibat perubahan cuaca maupun karena faktor lain.

Kandungan Gizi Ikan Gabus

Dari penelitian di laboratorium diperoleh bukti bahwa dari 100 gram ikan gabus mengandung berbagai kandungan gizi  seperti :
  • Kalori : 69    kalori
  • Protein : 25,2 gram
  • Lemak : 1,7 gram
  • Besi : 0,9 miligram
  • Kalsium : 62   miligram
  • Phospor : 76   miligram
  • Vit.A : 150  miligram
  • Vit.B : 0,04 miligram
  • Air : 69  gram
Kandungan gizi inilah yang membuat manfaat gabus sangat baik bagi anda yang ingin meningkatkan gizi janin atau pun ibu hamil, anak, hingga orang dewasa. Jika kita telisik lebih jauh, dari kandungan gizi di atas, sebagai contoh, manfaat vitamin A saja yang didapat dari gabus, bisa berkhasiat untuk
  1. Melindungi kesehatan rongga hidung
  2. Melancarkan fungsi repoduksi pria
  3. Menyehatkan kondisi indung telur pada wanita
  4. Memperkuat plasenta bayi
  5. Meningkatkan kesehatan janin
  6. Sebagai anti oksidan aktif dan kuat
  7. Menjadi kekebalan tubuh secara nyata
  8. Untuk mata lebih sehat
  9. Membersihkan darah
Selain dari vitamin A yang tinggi, kalsium dalam gizi ikan gabus juga sangat berperan untuk.
  • Meningkatkan kekuatan tulang
  • Meningkatkan pertumbuhan gigi dan tulang pada anak anak
  • Mencegah osteoporosis
  • Mencegah berbagai jenis kanker
Gabus memiliki tekstur daging yang sangat lembut dan sangat enak disantap dengan berbagai hidangan. Konsumsi gabus secara rutin akan memberikan dampak bagi kesehatan anda

Khasiat Dan Manfaat Ikan Gabus Yang Luar Biasa Untuk Kesehatan

(sumber : http://www.berkahwalatra.com/khasiat-dan-manfaat-ikan-gabus) 

Manfaat ikan gabus untuk kesehatan menjadi cukup kontrovesial belakangan ini, setelah banyak penelitian yang membuktikan, bahwa didalamnya terkandung jenis protein albumin yang paling tinggi dibandingkan yang terdapat di dalam jenis ikan lainnya. Dan tak tanggung-tanggung manfaatnya ini sangat baik untuk anak, dewasa bahkan ibu hamil. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, anda bisa menyimak informasi berikut.
Ikan gabus (Channa Striata) adalah salah satu jenis ikan tawar, yang bisa kita temukan di perairan Indonesia seperti sungai, danau, rawa bahkan sawah. Habitatnya yang mudah di temukan dengan kandungan nutrisi yang cukup melimpah, menjadikan ikan ini cukup populer di  dan di ganduringi masyarakat. Bahkan pada saat ini, tak sedikit juga dari pada masyarakat yang membudidayakan ikan yang satu ini dengan harga pasar cukup tinggi yakni Rp. 60.000- Rp. 70.000/kg nya.
Di beberapa daerah Indonesia ikan ini memiliki panggilan yang berbeda, seperti halnya di pulau jawa ikan ini di sebut ikan bogo. Lantaran bentuknya yang besar hingga memiliki kepanjangan 1 meter. Selain itu, ikan ini juga sering kali di panggil ikan kutuk, dan lainnya.
Jika dilihat secara sekilas, ikan gabus memiliki bentuk seperti ikan lele. Bahkan inipun bisa bertahan hidup didarat dalam tempo yang cukup lama, sebab ikan gabus sendiri di ketahui bisa bernafas secara langsung dengan udara luar. Namun yang membedakannya ikan gabus sendiri tidak memiliki kumis dan warnanya tidak terlalu gelap layaknya yang terdapat pada ikan lele.
Selain habitatnya yang mudah di temukan, kepopuleran ikan gabus juga semakin memuncak setelah diketahui didalamnya mengandung banyak sekali kandungan nutrisi dan senyawa yang baik untuk kesehatan dan kecantikan. Ikan ini sendiri diketahui sebagai ikan yang memiliki protein albumin tertinggi dibanding dengan jenis ikan lainnya seperti lele, ikan bandeng, ikan mas, ikan nila dan lainnya.

Apa itu itu albumin?

Albumin merupakan jenis protein utama yang terdapat di dalam darah manusia. Adapun fungsi utama dari protein yang di produksi oleh hati ini adalah untuk mengatur tekanan osmotik yang terdapat di dalam darah, menjaga kesimbangan cairan di dalam tubuh hingga sebagai pengangkut berbagai nutrisi dan juga hormon.
Keseimbangan albumin dalam tubuh sendiri sangat dibutuhkan untuk menjaga agar cairan yang terdapat di dalam darah tidak bocor ke jaringan tubuh yang dapat bersifat fatal. Bahkan jika kadar albumin rendah dapat mengindikasi sejumlah masalah kesehatan diantaranya seperti peradangan, penyakit hati, malnutrisi, sindrom nefritis, radang usus hingga penyakit celiac.
Adapun untuk mengantisipasi bahaya kekurangan albumin tersebut, anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung sumber albumin tinggi seperti ikan gabus. Bahkan tak hanya albumin, masih banyak kandungan ikan gabus lainnya yang bisa anda lihat dalam tabel berikut.

Komponen kimia Ikan gabus segar ikan gabus kering
Kalori (kal) 69  24
Protein (g) 25,2 58,0
Lemak (g) 1,7 4,0
Besi (mg) 0,9 0,7
Kalsium (mg) 62 15
Fosfor (mg) 176 100
Vitamin A (SI) 150 100
Vitamin B1 (mg) 0,04 0,10
Air (g) 69 24
BDD (%) 64 80
*Sumber: Sediaoetama, 1985

Nah, dari berbagai kandungan senyawa dan nutrisi tersebut tak heran jika ikan yang sering di sebut ikan kutuk ini berbagai khasiat yang cukup melimpah dan lengkap baik untuk kesehatan tubuh, anak maupun ibu hamil.

Khasiat dan manfaat ikan gabus yang luar biasa untuk kesehatan secara menyeluruh

manfaat ikan gabusBerikut adalah bermangai manfaat dari ikan gabus bagi kesehatan secara menyeluruh yang patut anda ketahui.

1. Meningkatkan albumin tubuh
Seperti yang telah di jelaskan sebelumnya, bahwa manfaat ikan gabus merupakan sumber protein albumin yang cukup tinggi, sehingga bisa membantu meningkatkan kadar albumin didalam darah.

2. Membantu pembentukan dan pertumbuhan otot
Kandungan protein yang terdapat di dalam ikan gabus di ketahui lebih tinggi di bandinkan ikan lele, daging ayam dan daging sapi. Adapun hal tersebut tentunta menguntungkan bagi anda sebab banyak membantu dalam proses pembentukan otot pada tubuh anda.

3. Mempercepat penyembuhan luka
Daging ikan gabus yang kaya akan kandungan protein albumin juga memiliki peranan penting dalam proses penyembuhan luka tubuh khususnya bekas luka operasi maupun caesar. Kandungan tersebut mampu membantu pembentukan sel dan jaringan baru pada bagian tubuh yang telah ruusak akibat operasi dan lainnya.

4. Menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh
Zat albumin juga diktahui berfungsi dalam menjaga kestabilan regulasi cairan di dalam tubuh. Jika tubuh anda mengalami kekurangan cairan, maka protein yang masuk ke dalam tubuh akan pecah dan tidak dapat berfungsi secara normal.

5. Menyehatkan pencernaan
Tak hanya lezat untuk di santap, ikan yang memiliki struktur daging yang lebih empuk ini sehat untuk dikonsumsi tanpa perlu mengkhawatirkan pencernaan karena ia sangat mudah dicerna. Hal tersebut lantaran ikan gabus sendiri mengandung protein kolagen yang lebih rendah dibandingkan kadar protein yang terdapat didalam ternak ikan lainnya. Tepatnya hanya 3% hingga 5% dari total kandungan protein kolagen.

6. Membantu penyembuhan penyakit
Beberapa ahli menyebutkan bahwasannya dengan mengonsumsi ikan yang kaya albumin ini bisa membantu mempercepat proses penyembuhan berbagai jenis penyakit seperti hepatitis, infeksi paru, thyous, diabetes, stroke dan masih banyak lagi yang lainnya.

7. Nutrisi pendamping anak autis
Ikan gabus juga diketahui memiliki kandungan senyawa yang berfungsi sebagai asupan nutrisi sampingan untuk membantu penyembuhan anak pengidap autis.

8. Mengatasi pembengkakan pada tubuh
Selain untuk mempercepat luka, kadar albumin yang terdapat di dalam ikan gabus juga membantu mengatasi pembengkakan yang terjadi pada tubuh anda.

9. Meningkatkan daya tahan tubuh
Jika belakangan ini anda memiliki memiliki daya tahan tubuh yang kurang baik, sebaiknya anda rajin mengonsumsi ikan bogo ini. Hal tersebut di ketahui ikan ini dapt membantu tubuh anda meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga anda tidak akan mudah terserang berbagai jenis penyakit baik akibat faktor cuaca mapun lainnya.

10. Menjaga kesehatan mata
Jika anda ingin memiliki mata yang sehat, maka rajin-rajinlah mengonsumsi vitamin A. Adapun salah satu sumber vitamin A yang cukup tinggi adalah terdapat didalam ikan gabus. Didalamnya di ketahui terkandung 150 g vitamin, yang ini tentu saja sangat berkhasiat untuk menjaga kesehatan mata anda.

11. Baik untuk penderi diabetes
Penderita diabetes sering kali bingun untuk mengonsumsi makanan yang dapat memenuhi kalori sehari-harinya. Sebab, penderita diabetes sendiri sudah tidak diperbolehkan makan nasi putih sebab di khawatirkan mampu menaikan kadar gula darah. Namun ternyata dengan mengonsumsi ikan gabus bisa memenuhi kebutuhan kalori anda sebagai penderita diabetes.

12. Baik untuk ibu hamil
Bagi wanita yang tengah hamil, biasanya banyak yang menyarankan untuk banyak mengonsumsi protein hewani seperti ati ayam, ikan dan juga telur. Adapun dari sekian banyak jenis ikan air tawar, ikan gabus di ketahui lebih banyak memiliki khasiat dan manfaat. Kandungan proteinnya yang cukup tinggi di percaya sangat bagus untuk pertumbuhan rahim ibu hamil dan juga sang janin.

13. Mendorong pertumbuhan tulang dan gigi
Kalsium dan fosfor merupakan jenis mineral yang amat dibutuhkan oleh manusia, supaya dapat mencapai pertumbuhan tulang dan gigi secara maksimal. Adapun ikan gabus sendiri mengandung banyak kalsium sekitar 60 mg/100 gram dan juga fosfor sekitar 70 mg/100 gram. Sehingga tak jarang hal ini di sebut-sebut sebagai manfaat ikan gabus untuk anak. Dan oleh sebab itu, daging dari ikan gabus ini sangat cocok di konsumsi oleh balita hingga lansia, agat pertumbuhan dan kepadatan tulang mereka maksimal terjaga.

14. Meningkatkan berat badan
Salah satu faktor untuk bisa menambah berat badan adalah dengan banyak makaN. Dan banyak mengonsumi protein hewani di percaya sangat baik dalam meningkatkan berat badan. Kombinasi antara karbohidrat dan juga protein dapat memicu pembentukan sel. Namun tetap berhati-hati terhadap lemak alias kolesterol jahat. Adapun ikan gabus sendiri memiliki khasiat meningkatkan berat badan tanpa lemak berlebih.
Namun ada cara yang lebih efektif untuk merasakan manfaat ikan gabus untuk meningkatkan berat badan anak, yankni dengan produk herbal walatra hexabumin, madu asli + albumin yang sangat baik sebagai vitamin penggemuk badan
Adapun selain beberapa manfaat diatas, ikan gabuspun ternyata masih memiliki banyak manfaat lainnya seperti hanya baik untuk penderita penyakit ginjal, asam urat,tbc, memberantas kolesterol jahat LDL, mengurangi rasa lelah akibat depresi, mengatasi alergi hingga mencegah kanker.

Minggu, 25 Februari 2018

Ciri-ciri Ikan Nila Siap Kawin Banyak

Ciri-ciri Ikan Nila Siap Kawin Banyak - Pembenihan ikan nila merupakan usaha budidaya yang sangat produktif. Meskipun jumlah telurnya relatif sedikit, namun frekuensi pemijahan ikan nila cukup sering. Ikan ini bisa dikawinkan setiap bulan, sampai usia produktifnya habis.
Ikan nila mudah memijah secara alami. Bahkan ikan ini gampang sekali memijah secara liar di kolam-kolam budidaya. Tidak seperti ikan mas atau ikan lele yang memerlukan banyak rekayasa. Pengaturan hanya diperlukan untuk mengelola agar pemijahan berlangsung terkendali.
Ciri-ciri Ikan Nila Siap Kawin Banyak
Ciri-ciri Ikan Nila Siap Kawin Banyak
Dengan pengelolaan yang tepat, pembenihan ikan nila akan menjadi usaha yang menguntungkan. Pada kesempatan kali ini akan diulas apa saja yang perlu dipersiapkan untuk memulai pembenihan ikan nila.

Tempat pembenihan ikan nila

Hal pertama yang harus disiapkan dalam pembenihan ikan nila adalah penyiapan tempat atau kolam budidaya. Terdapat empat tipe kolam yang dibutuhkan untuk pembenihan ikan nila, diantaranya:
Kolam pemeliharaan indukan. Kolam ini digunakan untuk memelihara indukan jantan dan betina. Ikan jantan dan betina harus ditempatkan di kolam yang berbeda. Sehingga dibutuhkan setidaknya dua kolam pemeliharaan induk. Kolam tidak perlu terlalu luas, hnaya saja harus cukup dalam untuk ikan dewasa, sekitar 100-140 cm.
Kolam pemijahan. Kolam pemijahan digunakan untuk mengawinkan induk jantan dan betina. Jenis kontruksi kolam pemijahan ikan nila sebaiknya berlantai dasar tanah. Dasar kolam dilengkapi dengan kubangan-kubangan atau kemalir.
Kolam pemeliharaan larva. Kolam ini diperlukan untuk memelihara larva ikan yang baru menetas. Tipe kolam yang digunakan bisa bak semen,  kolam tanah atau hapa. Hapa merupakan jaring yang halus seperti kelambu yang dibuat mengapung di atas kolam. Persis seperti jaring apung di danau, namun ukurannya kecil. Hapa bisa diletakan di kolam pemijahan.
Kolam pendederan benih. Kolam ini diperlukan untuk membesarkan benih ikan sampai ukuran 10-12 cm. Atau, sampai ikan nila kuat untuk dibesarkan di kolam budidaya pembesaran.

Pemilihan indukan ikan nila

Calon indukan untuk pembenihan ikan nila hendaknya menggunakan galur murni yang secara genetis memiliki sifat-sifat unggul. Dewasa ini indukan nila yang beredar di masyarakat banyak yang sudah mengalami penurunan kualitas. Untuk mendapatkan indukan yang unggul, sebaiknya cari di tempat-tempat terpercaya seperti, BBPBAT atau balai-balai perikanan setempat.
Indukan nila matang gonad atau sudah siap memijah, harganya cukup mahal. Untuk itu, kita bisa memelihara calon indukan sedari kecil hingga ikan siap untuk dipijahkan. Adapun ciri-ciri calon indukan nila yang baik adalah sebagai berikut:
Merupakan galur murni dan berasal dari keturunan yang berbeda.
Kondisinya sehat dan bentuk badannya normal (tidak cacat).
Sisik besar, susunannya rapi.
Bagian kepala relatif kecil dibandingkan badannya.
Badan tebal dan warnanya mengkilap.
Gerakannya lincah, responsif terhadap pemberian pakan.
Ikan nila betina memasuki matang gonad setelah berumur 5-6 bulan. Induk betina yang akan dipijahkan setidaknya telah mencapai bobot 200-250 gram dan untuk induk jantan 250-300 gram.
Seperti telah disebutkan sebelumnya, ikan nila termasuk ikan yang jumlah telurnya sedikit. Satu induk betina seberat 200-250 gram hanya mengandung telur 500-1000 butir. Dari jumlah tersebut yang menetas menjadi larva biasanya berkisar 200-400 ekor.
Masa produktivitas indukan untuk pembenihan ikan nila berkisar 1,5-2 tahun. Indukan yang sudah dibenihkan lebih dari 2 tahun sebaiknya diganti dengan yang baru. Karena kualitas dan kuantitas anakannya akan menurun. Induk ikan nila yang telah memijah siap dipijahkan kembali setelah 3-6 minggu.

Pemeliharaan indukan

Induk jantan dan betina yang disiapkan untuk pembenihan ikan nila harus dipelihara di kolam terpisah. Induk betina disatukan dengan betina lainnya, begitu pula dengan induk jantan. Padat tebar untuk kolam pemeliharaan induk sekitar 3-5 ekor/m2.
Kolam pemeliharaan induk jantan dan betina harus memiliki sumber pengairan yang berbeda (disusun seri). Buangan air dari kolam jantan tidak masuk ke kolam betina dan sebaliknya. Hal ini untuk menghindari terjadinya pemijahan liar. Misalnya, sperma jantan terbawa ke kolam betina sehingga terjadi pembuahan.
Pemberian pakan untuk calon indukan sebaiknya memiliki kadar protein tinggi, lebih dari 35%. Berbeda dengan pakan ikan nila untuk pembesaran yang hanya membutuhkan kadar protein sekitar 2%. Kandungan protein yang tinggi diperlukan agar pertumbuhan gonad maksimal. Jumlah pakan yang diperlukan untuk pemeliharaan indukan sebanyak 3% dari bobot ikan per hari.
Cara atau teknik pengembangbiakan ikan nila yang biasa dilakukan yaitu melalui kegiatan budidaya. Dalam kegiatan budidaya ikan nila ada beberapa tahap yang harus dilaksanakan antara lain : tahap pembesaran, tahap pemijahan dan tahap pembenihan.

Tahap Pembesaran

Yang di lakukan dalam tahap pembesaran yaitu proses pemeliharaan ikan dengan cara pemberian pakan atau makana, perawatan wadah atau kolam tempat pemeliharaan ikan tersebut, kontrol pertumbuhan ikan dan kontrol kualitas air. Tahap pembesaran dilakukan pada saat induk ikan meninggalkan anaknya atau benih setelah penetasan sampai dengan ikan tersebut menjadi dewasa atau ikan tersebut menjadi calon induk dan siap di panen.
Tahap Pemijahan
Sebelum tahap pemijahan atau perkawinan induk ikan nila, terlebih dahulu dilakukan seleksi calon induk.
Ciri-ciri calon induk ikan nila yang digunakan dalam proses pemijahan adalah sebagai berikut :

Tahap Pembenihan

Setelah proses pemijahan, telur ikan yang telah dibuahi di pungut oleh induk betina dan di kulum didalam rongga mulut untuk dieramkan. Selama mengerami telurnya induk ikan nila betina tidak makan hingga tubuhnya tampak kurus. Telur ikan nila yang dierami didalam rongga mulut induk betina akan menetas selama 2 hari anak ikan nila (burayak) yang baru menetas masih mengandung kantong kuning telur. Burayak ini akan tetap tinggal didalam mulut induknya kurang lebih 5 – 7 hari yaitu sampai kuning telurnya habis. Setelah itu burayak mulai mencari makan diluar mulut induknya. Ketika burayak itu masih lemah dan baru belajar berenang induk ikan nila masih tetap mengiring dan melindungi. Setelah burayak bisa berenang dengan kuat induk ikan nila betina mulai meninggalkan anaknya, dan selanjutnya masuk pada tahap pembesaran.

Rabu, 07 Februari 2018

Mengenal Jenis-Jenis Ikan Air Tawar yang Digunakan Untuk Terapi Ikan

(sumber : https://seputarmancing50.blogspot.co.id/2017/01/mengenal-jenis-jenis-ikan-air-tawar.html) 

Ternyata selain dagingnya yang dapat dikonsumsi ikan juga sangatlah bermanfaat untuk kesehatan disisi lainnya,diantaranya ikan itu sangatlah sering digunakan untuk terapi,kita juga sangatlah sering atau pernah menjumpai terapi ikan itu,harganya yang murah tapi sangatlah bermanfaat dan banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan tubuh kita.
Tapi agan-agan harus mengetahuinya jenis ikan apa sih yang dapat digunakan untuk terapi atau ikan apa saja,untuk itu saya akan menginformasikannya :
  • IKAN NILEM

Ikan nilem termasuk salah satu jenis ikan air tawar yang dapat digunakan sebagai alternatif terapi,karena ikan nilem ini biasnya sangat bergerombol saatmemakan makanann jadi saat kita memasukan kaki atau bagian tubuh kita kedalam air yang ada si ikan nlemnya itu dengan jumlah ikan nilemnya banyak maka si baan tubuh kita akan di makannya.
Dalam artian bukan dimakan sama kulitnya namun memakan penyakit atau ada serpihan-serpihan yang menempel di bagian tubuh kita,misalkan bekas luka maka akan dimakannya oleh si ikan tersebut,nah jadi ikan nilem termasuk kedalam jenis ikan yang dapat digunakan sebagai ikan terapi.
  • IKAN WADER/BEUNTUER

Ikan wader atau orang sunda sering menyebutnya ikan beunteur ini juga ternyata sangalah baik untuk kesehatan atau termasuk kedalam jenis ikan air tawar yang dapat digunakan sebagai ikan terapi,jangan remehkan ukurannya yang mungil ya gan karena ikan ini sangatlah membantu dalam menyembuhkan seperti bekas luka.
Ikan wader atau ikan beunteur ini bentuknya agak mirip seperti ikan mas namun ukuranya yng relatif lebih mungil dan ukuran indukannya agak terlalu besar,sama halnya dengan ikannilem ikan wader juga memiliki fungsi seperti ikan nilem.
Nah agan-agan jadi selain ikan nilem tadi ternyata ikan wader juga termasuk kedalam ikan yang dapat digunakan sebagai salah satu ikan terapi.
  • IKAN MAS

Ternyata ikan mas juga dapat digunkan sebagai ikan terapi loh gan,wah mas iya?iya gan asalkan si jumalah ikannya itu banyak jadi mereka saat si bagian tubuh kita dimasukan kedalam air itu mereka akan memakanya.
Ikan mas juga untuk mafaatnya sama halnya dengan ika wader dan ikan nilem karena pada intinya kalau ikan terapi ataupun manfaat ikan terapi itu ya itu tadi intinya.
Namun untuk ukurannya iakn mas biasnya ikan mas itu dapat tumbuh dengan ukura yang sangatlah besar beda halanya dengan ikan nilem apalagi denga ikan wader.

  • IKAN MUAJER

Ada kabar baik nih ternyata ian mujaer juga dapat digunakan sebagai ikan terapi loh gan,gapercaya,kita buktikan di kolam kita sndiri saja ya gan ternyata biasnya kalau kita sedang berada di air kolam tersebut maka si ikan mujaer itu akan memakan bagian tubuh kita bukan memakan sih tapi hanya memakan kuman mungkin bisa dikatakan,apalagi kalau ada lukanya maka akan habis dimakannya hingga bersih.
Nah itu tadi jenis-jenis ikan air tawar yang dapat digunakan sebagai terapi ikan,cobalah terapi ikan gan selain untuk kesehatan ternyata kita akan mendapatkan keseruan lain yang dianaranya kita akan tertawa saat siikan mulai memakan bagian telapak kaki kita dan kita pasti ketawa karena geli haha.

Mengenal Lebih Dekat Jenis-Jenis Ikan Lele

ikan lele

Superperikanan- Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang termasuk ke dalam ordo `Siluriformes` dan digolongkan ke dalam ikan bertulang sejati. Lele dicirikan dengan tubuhnya yang licin dan pipih memanjang, serta adanya sungut yang menyembul dari daerah sekitar mulutnya.

Nama ilmiah lele adalah Clarias sp. Yang berasal dari bahasa Yunani "Chlaros", yang berarti kuat dan lincah. Dalam bahasa Inggris lele disebut dengan beberapa nama, seperti catfish, walking catfish dan mudfish.

Berikut ini Klasifikasi ikan lele berdasarkan Saanin (1984) dalam Hilwa (2004):

Filum      : Chordata
Kelas      : Pisces
Subkelas: Teleostei
Ordo       : Ostarophysi
Subordo  : Siluroidae
Famili      : Clariidae
Genus     : Clarias

Nah itulah beberapa klasifikasi ikan lele, namun tidak cukup sampai di situ saja, kami yakin di antara sobat semua pasti ada yang bertanya-tanya, Ikan lele itu kok banyak sekali jenisnya, apa saja sih jenisnya? Nah, di sini kami akan menjawab semua rasa penasaran sobat.

Baca juga: 9 Rahasia Sukses Budidaya Lele di Kolam Terpal

Dengan seiring bergulirnya waktu, pertumbuhan pengetahuan kian meningkat tajam, tidak hanya saja dalam bidang ilmu sosial (humaniora), namun juga meliputi ilmu sains.

Baiklah jangan menunggu lama lagi, langsung saja kami berikan beberapa jenis ikan lele yang telah berhasil dikembangkan oleh para pakar ilmu perikanan.
Berikut jenis-jenisnya seperti dilansir dari berbagai sumber:

1. Lele Dumbo

Lele Dumbo (Clarias gariepinus) merupakan jenis ikan lele yang berasal dari Afrika yang diimpor ke Indonesia untuk dikawin silangkan dengan lele Lokal dan ikan ini dinamakan lele Dumbo. 

ikan lele dumbo
lele Dumbo. Binatang.net
Lele Dumbo memiliki tubuh yang lebih besar 6-8 kali panjang standar dibandingkan lele Lokal dan memiliki gen pertumbuhan yang lebih cepat, memiliki ukuran kepala 3-3,5 kali lebih besar, kepala agak persegi panjang dan lancip ke garis dorsal.

Moncongnya bulat melebar. Mata memiliki posisi supero lateral dan relatif kecil. Gigi pada premaxilla dan rahang bawah kecil, halus dan diatur dalam beberapa baris. Barbels 1/5 sampai ½ kali dari ukuran kepala dan ½ sampai 4/5 kali dari ukuran kepala ketika individu masih kecil.

Sirip pektoral hanya bergerigi di bagian luar dan tidak beracun. Jumlah gerigi semakin banyak seiring bertumbuhnya individu. Berwarna abu ungu kemerahan dan bercorak marble. Warnanya akan semakin pucat dan corak tampak lebih jelas apabila stress.

Bagian perut, ventral dan sirip yang berpasangan berwarna keputih-putihan. Selain itu juga lele Dumbo dapat dibudidayakan dalam tingkat kepadatan yang tinggi, tingkat kematangan gonad yang relatif lebih cepat dan dapat mengkonsumsi.

2. Lele Lokal

Lele Lokal (Clarias batrachus) atau ikan ini sering dipanggil “walking catfish” merupakan lele habitat asli di Indonesia. Dinamakan walking catfish karena kemampuannya untuk berjalan di daratan untuk mencari makanan atau lingkungan yang cocok.

ikan lele lokal

Lele ini berjalan dengan menggunakan sirip pektoral untuk mengangkat tubuhnya dan berjalan menyerupai ular. Lele Lokal memiliki tubuh yang pipih dibagian posterior. Rahang atas yang lebih menjorok. Ujung dari sirip pectoral mengeras menyerupai duri dan kasar dibagian sisi luar serta bergerigi di bagian ujung dalam.

Duri atau sirip pektoral mengandung racun, dan memiliki panjang 2 kali dari lebar tubuh. Genital jantan panjang dan meruncing, serta memiliki warna hitam ke abuan walaupun dalam keadaan stress disertai bintik putih.

Lele Lokal dapat bertahan hidup dengan berpindah tempat selama tempat itu tetap menjaga lele dalam keadaan lembab dan basah seperti berpindah dari kolam air stagnan, rawa, sungai, atau bahkan lahan padi yang terkena banjir.

Ikan lele Lokal mampu bertahan cukup lama di daratan karena memiliki alat bantu pernapasan berupa arborescent. Lele Lokal memiliki tubuh paling panjang rata-rata 30 cm, lele Lokal biasanya mengkonsumsi ikan kecil, moluska, invertebrata lain, detritus, bahkan gulma air di habitat alaminya.

3. Lele Sangkuriang

Lele Dumbo yang ada di Indonesia mengalami penurunan kualitas diakibatkan sering terjadinya perkawinan satu keturunan (inbreeding). Untuk itu Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) memutuskan untuk melakukan pemurnian kembali.

ikan lele sangkuriang

Betina keturunan kedua lele Dumbo asli dari Afrika Selatan (F2) dikawinkan dengan pejantan keturunan keenam yang Lokal (F6). Dari proses pemurnian Back cross ini anakan yang dihasilkan kemudian dinamakan Lele Sangkuriang. Melihat hal diatas bahwa lele Sangkuriang adalah lele Dumbo hasil pemuliaan atau peremajaan.
Secara garis besar ikan lele Sangkuriang memiliki tingkat pertumbuhan dan kualitas dan kuantitas fekunditas yang lebih baik dibanding dengan lele Dumbo sebelumnya. Sangkuriang memiliki fekunditas 33.33% lebih tinggi dibandingkan lele Dumbo dan umur pertama matang gonad yang lebih tua.

Baca juga: Rahasia Jitu Mancing Ikan Lele, Terbukti

Pada pemeliharaan umur 5-26 hari ikan ini menghasilkan laju pertumbuhan harian 43.57% lebih tinggi dibandingkan lele Dumbo sedangkan pada pemeliharaan umur 26-40 hari 14.61% lebih tinggi.

Pada pembesaran calon tetua tingkat pertama dan kedua, lele Sangkuriang menghasilkan laju pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan lele Dumbo yaitu 11.36% dan 16.44%. sedangkan pada pembesaran kelas konsumsi, konversi pakan pada lele Sangkuriang mencapai 0.8 dibandingkan lele Dumbo yang mencapai >1 (Sunarma et al. dalam Hilwa 2004).

4. Lele Albino

Lele Albino merupakan lele jenis apa saja yang memiliki gen resesif dari parental, tercermin dari warnanya yang putih akibat gen yang tidak dapat membentuk pigmen melanin.

ikan lele sangkuriang

Biasanya ikan lele Albino ini dipertahankan dan diperbanyak oleh beberapa pembudidaya karena tergolong ikan lele hias serta memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dibandingkan ikan lele konsumsi pada umumnya.

5. Lele Phyton

Lele phyton atau yang biasa disebutkan dengan nama paiton adalah jenis lele baru, ikan ini merupakan hasil perkawinan silang anatara lele Dumbo thailand dan Dumbo lokal. Ikan ini juga merupakan jenis lele terbaik, karena ikan ini mudah dibudidayakan.

ikan lele piton

Lele phyton adalah varietas unggul sebagai pengganti lele Dumbo yang bisa disebut sebagai rajanya lele yang memiliki kualitas di atas ikan lele sangkuriang. Ikan ini pertaman kali ditemukan pada tahun 2004 di Kabupaten Pandeglang Banten.

Awal mulanya lahri jenis ikan ini karena coba-coba dari sekelompok pelaku budidaya ternak lele dan dari kreasi mereka lahirlah ikan lele Phyton sebagai ikan lele unggulan terbaru dan raja lele atau lele raksasa ukuran konsumsi. 

Ikan ini memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dari pada ikan lele jenis lain. Ikan mampu menyaingi keunggulan lele Sangkkuriang. Selain itu ikan ini juga lebih tahan terhadap perubahan kualitas air, seperti suhu dan pH daripada lele Sangkuriang.

Probiotik, Atasi Permasalahan Budidaya Gurami 

(sumber : http://amongkurniaebo.blogspot.co.id/2008/09/probiotik-atasi-permasalahan-budidaya.html)


Ikan Tahan Penyakit dan Pertumbuhan Lebih Cepat

Musim pancaroba seperti sekarang ini menjadi problem tersendiri bagi para pembudidaya gurami. Pasalnya, suhu yang fluktuatif, sangat dingin di malam hari dan sangat panas di malam hari, menimbulkan masalah tersendiri bagi ikan. Misalnya, menjadikan gurami gampang lesu, malas makan, mudah stres, bahkan seringkali terserang luka fisik yang mengakibatkan satu persatu ikan mati.

Bagaimana solusinya? Salah satu langkah yang efektif antara lain dengan memanfaatkan probiotik pada kolam maupun ikan. Cara ini bahkan sudah lama diterapkan oleh Galih Adi, petani gurami dari Maos, Cilacap, yang kini tinggal di Bantul dan mengembangkan gurami dengan ratusan plasmanya.

“Probiotik sangat bagus untuk kolam dan ikan. Kolam lebih sehat dan ikannya juga lebih kuat terhadap stres dan penyakit. Dan yang pasti, pertumbuhan ikan akan sangat pesat karena probiotik juga merangsang nafsu makan ikan,” jelas Adi, yang alumni Fakultas Perikanan Institut Pertanian Bogor.

Menurut Adi, probiotik berasal dari kata pro yang artinya mendukung dan biotik yang berarti kehidupan. Maka probiotik artinya sesuatu yang bisa membantu atau mendukung kehidupan ikan. Aplikasi probiotik bisa dengan dua cara, yakni langsung diguyur ke air kolam (misalnya Nature Simba, Masterfish, Superplankton)maupun dicampurkan ke dalam pakan ikan (misalnya Rajagrameh, Rajalele, Nutrisi, SPF, dan jenis probiotik lainnya).

Dijelaskannya, probiotik itu ibarat benteng pertahanan diri. Sebagai benteng, diberikan sejak dini semakin baik. “Semacam imunisasi. Jangan menunggu kondisi kolam jelek dan ikan kena masalah atau terserang penyakit. Tapi, berikan secara teratur sejak pertama kali bibit masuk kolam. Maka ikan akan selamat sampai panen,” ujar pemilik Mangestoni PS Surabayan, Sanden, Bantul ini menandaskan.

Bukti bahwa aplikasi probiotik sangat efektif juga diakui Jumadi, petani gurami desa Ceme, Sanden, Bantul. Ketika melihat di kolamnya banyak ikan yang stres dan ngambang, buru-buru sore harinya ia mengguyurkan sebotol probiotik Nature yang dicampur segenggam gula pasir ke kolamnya. Keesokan harinya air kolam jernih dan semua guraminya sehat kembali.

“Nyaris tak percaya, karena biasanya satu hari pasti mati 8 atau 10 ekor. Padahal ikan sudah ukuran kilon. Ruginya kan banyak. Setelah kena probiotik kok langsung sehat semua dan selamat sampai panen. Sekarang pemberian nature saya ulang tiap dua minggu sekali karena saya sudah percaya 100%. Ibaratnya saya sudah fanatik sekarang,” jelas Jumadi.

Budidaya gurami sekarang makin diminai petani karena prospeknya yang cerah. Apalagi saat ini seiring kenaikan harga pakan, harga panen gurami dari kolam petani juga membaik. “Saya mengambil gurami dari kolam petani dengan harga Rp 18.000,- hingga Rp 19.000,- yang saya sesuaikan dengan standar pemasaran di Jakarta. Kalau di bawah harga itu, kasihan petaninya, untungnya mepet. Padahal, tujuan kita kan sejahtera bersama-sama petani. Maka saya menerapkan pola plasma yang fair kepada petani-petani saya. Semua panenan saya ambil dengan harga sangat layak dan timbangannya tepat,” ujar ketua Asosiasi Petani Ikan Sanden (APIS).

Pacu Bobot Gurame Ala Juwari

(sumber : https://rochimarmandoblog.wordpress.com/2016/12/02/pacu-bobot-gurame-ala-juwari/ )

 ak diragukan lagi bila budidaya ikan gurame membutuhkan waktu yang relatif lama. Setidaknya, untuk menghasilkan gurame konsumsi dengan ukuran 500 g per ekor atau sekilo isi 2 ekor membutuhkan waktu satu tahun. Tak heran, meskipun harga per kilogramnya cukup prospektif sebagai tambang uang, tak banyak yang menekuninya.

Ditemui di lokasi kolamnya di Desa Junjung, Tulungagung, Juwari (49 tahun) mengungkapkan bahwa tahun 2001, ia menggeluti usaha pembibitan gurame dan lele. Baru pada tahun 20016 dirinya memutuskan untuk menekuni pembesaran gurame.
Di awal, pria yang pernah mengikuti transmigrasi di Aceh ini memulai usaha pembesaran gurame dengan dua petak kolam, masing-masing berukuran 8 m x 8 m dan 10 m x 16 m. Ia menebari kedua kolam dengan total jumlah benih sebanyak 2.600 ekor.
Bukan tanpa aral. Selain menghadapi masalah soal kualitas air, Juwari sempat menemukan gangguan kesehatan pada guramenya yang bersumber dari pakan. “Badan gurame jadi pecah, seperti mbledos begitu, Mas,” kenang Juwari.
Sempat berganti merk pakan, tetapi masalah lain datang. Dari pakan yang ditawarkan pabrikan, hasil rendemennya kurang memuaskan.”Apalagi ditambah masalah kualitas air, yang seharusnya mulai panen pada umur 12 bulan, tapi panen saat itu bisa 13—14 bulan,” ungkap Sumari (54 tahun), kakak Juwari.
Mantab di usaha pembesaran gurame
Juwari memang tidak sendiri. Bersama dengan saudara lainnya, lima bersaudara ini terjun semua di usaha pembesaran gurame. Total jenderal, jumlah kolam yang dimiliki keluarga sebanyak 50 petak. Sementara Juwari sendiri, berawal dari dua petak, kini kolamnya sendiri ada 16 petak.
“Masing-masing petak diisi benih gurame seukuran silet sebanyak 2.500 ekor,” terang Sumari. Dari situ terlihat bahwa kebutuhan total benih gurame Juwari sebanyak 40.000 ekor. Sementara total kebutuhan bibit milik keluarga sebanyak 125.000 ekor.
Masih menurut Sumari, setiap 1.000 ekor gurame membutuhkan pakan pelet pabrik sebanyak 25 sak volume 30 kg. Artinya, dalam satu kali siklus budidaya membutuhkan pakan sebanyak 3.125 sak atau 93,75 ton pakan.
Dari Desa Junjung sendiri, keluarga Juwari bukan satu-satunya pembudidaya ikan gurame. Maklum, desa ini dianggap sebagai sentra gurame di Tulungagung. Sebagaimana pengakuan Agus (35 tahun), salah satu bakul gurame, ia mampu mengirim 1—2 rit gurame atau rata-rata 1,5 ton sehari. Gurame itu Agus distribusikan ke berbagai pasar luar Tulungagung seperti Jakarta, Surabaya, Malang, Semarang, dan Yogyakarta. Sementara itu, menurut pengakuan Agus, total gurame yang dikirim ke luar Tulungagung sebanyak 20 rit per hari alias 15 tom per hari.
Atur pola makan hasilkan rendemen tambahan
Selama ini, Juwari memberi pakan guramenya dengan pakan dari salah satu merk pabrikan berprotein 24—26%. Menurut pengakuannya, penggunaan pakan dengan kadar protein sejumlah itu mampu menghasilkan rendemen sebesar 65%. Artinya, satu kilogram pakan menghasilkan 650 gram daging gurame.
“Paling bagus, jika cuaca sedang bagus dan ikan sehat, rendemennya bisa mencapai 70%. Kisarannya pada 65—70%,” terang Juwari.
Pemilihan pakan yang tepat memang berawal dari nafsu makan ikan yang bagus. Dengan asupan nutrisi yang cukup,ikan menjadi lebih sehat dan gesit. Selain itu, gurame terhindar dari gangguan kesehatan seperti pecah atau retaknya badan akibat nutrisi yang tidak  seimbang,
“Nutrisi dalam pakan tidak sesuai dengan kebutuhan ikan gurame, terang Krido Retmonojati, Asisten Kepala Divisi Marketing Pakan Ikan Wonokoyo. Seperti diketahui, gurame memiliki kecenderungan pemakan tumbuh-tumbuhan atau herbivora. Meskipun begitu, rata-rata ikan budidaya telah dibiasakan untuk menjadi pemakan segala atau omnivora.  Namun tetap saja, karakteristiknya sebagai herbivora tetap ada. Terbukti, gurame suka sekali jika diberi pakan tambahan berupa dedaunan seperti daun sente atau talas atau pun daun singkong.
Meskipun begitu, berdasarkan pengalaman Juwari, ia bisa memacu pertumbuhan guramenya sehingga menghasilkan rendemen sebesar 75%. Rahasianya?
Tak mau pelit, Juwari membeberkan triknya. “Sekitar 2 bulan sebelum panen, pakan yang diberikan pada gurame mengandung protein 31—33%, terang Juwari.
Pakan berkadar protein setinggi ini biasa ditemukan pada pakan ikan lele. Juwari mengaku ikannya tumbuh lebih pesat dan aman dari kondisi badan pecah seperti penggunaan pakan gurame merk sebelumnya. Diduga, gurame dengan umur sekira delapan bulan sudah mampu beradaptasi dengan pakan berprotein tinggi dan mengonversi protein tersebut dalam bentuk daging. Inilah yang membuat rendemen gurame jadi bertambah.
Di samping bisa memacu rendemen menjelang panen, pakan lele yang diberikan pada gurame dua bulan sebelum panen jelas hemat biaya produksi. Maklum, harga pakan berprotein tinggi tentu lebih mahal. “Selisihnya mencapai 30.000 per sak,” ujar Krido.
“Yang paling penting kondisi gurame aman dan sehat, Mas. Tidak lagi terkena badan pecah,” ujar Andre (33 tahun). Menurut pria yang pernah merantau menjadi TKI di Malaysia ini, budidaya ikan gurame lebih “nyaman” secara finansial. “Kalau lele, butuh modal lebih besar, Mas,” ungkapnya pada Info Akuakultur.
Ternyata, dengan menerapkan model pemberian pakan ala Juwari, bobot gurame bisa dipacu lebih cepat. Rendemen bertambah dan pastinya menghasilkan panen yang  bisa membuat wajah para pembudidaya sumringah.

  PENERAPAN CARA BUDIDAYA IKAN YANG BAIK (CBIB) PENERAPAN CARA BUDIDAYA IKAN YANG BAIK (CBIB) PADA UNIT USAHA BUDIDAYA CBIB - Cara Budidaya ...